WebSite Builder
    

Merry Riana Menjadi Miliarder di Usia 26 tahun

Oleh: Pipit Ayu Wardani, Foto : Dokumentasi

Merry Riana
Ketika merayakan ulang tahun ke dua puluh, Merry Riana pernah memiliki keinginan untuk mencapai kebebasan finansial sebelum usia 30. Kini, impiannya terwujud. Tepat di umur ke-23, ia sudah berpenghasilan 220.000 dollar Singapura dan menginjak usia 26 tahun, penghasilannya sudah mencapai total 1 juta dollar Singapura. Bagaimanakah ia mewujudkannya?

Kejarlah mimpimu setinggi langit. Rasanya tepat menggambarkan perjuangan hidup Merry Riana. Pernah menjalani masa-masa getir dalam hidupnya, tak memutuskan mimpinya untuk menjadi miliarder. Tak hanya itu, sederet prestasipun ditorehnya. Sebut saja salah satunya, penghargaan sebagai salah satu wanita paling sukses dan inspiratif di Singapura. Meski lahir dan besar di Indonesia, namun nama Merry Riana besar dan melejit justru di negeri Singa.

Kejarlah mimpimu setinggi langit. Rasanya tepat menggambarkan perjuangan hidup Merry Riana. Pernah menjalani masa-masa getir dalam hidupnya, tak memutuskan mimpinya untuk menjadi miliarder. Tak hanya itu, sederet prestasipun ditorehnya. Sebut saja salah satunya, penghargaan sebagai salah satu wanita paling sukses dan inspiratif di Singapura. Meski lahir dan besar di Indonesia, namun nama Merry Riana besar dan melejit justru di negeri Singa.

Kerusuhan Mei 1998 Tahun 1998, menjadi awal kisah perjalanan hidup Merry. Perjalanan panjang yang membawanya kepada titik terendah dalam hidup, hingga kemudian berputar 360 derajat, menjadi wanita paling sukses. “Ketika aku ingin mengambil formulir pendaftaran di sebuah universitas di Jakarta, terjadilah kerusuhan Mei 1998. Pada saat itu, Indonesia bukanlah tempat yang aman untuk seorang gadis sepertiku saat kerusuhan terjadi dimana-mana. Orangtua ku mendesak agar aku segera pergi. Jadi, aku tidak mempunyai banyak pilihan selain meninggalkan Indonesia,” ujar wanita kelahiran Jakarta, 29 Mei 1980 silam.

Merrypun segera pergi ke Singapura. Tanpa perbekalan yang cukup, ketika tiba disana hari-hari Merry tak bisa dibilang mudah. Ia sempat gagal dalam tes bahasa Inggris di Nanyang Technological University. Lebih dari itu, Merrypun meminjam dana dari pemerintah Singapura untuk membiayai kuliah dan hidup sehari-hari.

Hari-hari selanjutnya, dijalani wanita berkulit putih ini dengan tak mudah. Untuk menghemat, Merry harus menjalani hari-hari dengan standard kehidupan yang sangat sederhana. Mau tak mau, Merry harus membiasakan diri untuk makan hanya roti tawar, mie instan, dan terkadang tidak makan, karena keadaan keuangan yang tidak mendukung.

Hingga, di tengah-tengah perjuangannya untuk kuliah di NTU, yang terkenal dengan standard pendidikan dan disiplinnya yang sangat tinggi, Merry masih harus bekerja part-time sebagai seorang pembagi brosur di jalan, staf di toko bunga, dan pelayan restoran di hotel.

Berhutang Ratusan Juta Ketika lulus kuliah.

Merry tersadar total utangnya pada pemerintah Singapura sudah mencapai 40 ribu dolar, atau sekitar 300 juta rupiah. Terpecut kewajiban membayar utang-utang, Merry lalu mengambil langkah untuk menjadi seorang entrepreneur.

“Aku tidak memiliki modal, koneksi, dan keahlian apapun. Namun dengan attitude yang positif, ketekunan, dan kerja keras yang luar biasa, aku akhirnya berhasil membayar lunas semua utangku dalam waktu 6 bulan, dan mencapai kebebasan finansial 4 tahun setelah kelulusanku pada tahun 2002. Saat ini, aku dikenal sebagai seorang pengusaha miliarder, penulis buku terlaris, dan motivator wanita no.1 di Indonesia dan Asia,” ucap Merry penuh kebanggaan.

Merry mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Belajar dari pengalaman para pengusaha sukses, iapun merintis untuk mendirikan Merry Riana Organization (MRO) pada tahun 2004. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan. Yang dipromosikan dan pasarkan ialah produk-produk keuangan, misalnya investasi, asuransi, tabungan/deposit, kartu kredit, dan lainnya.

“Awalnya, hanya aku dan suamikulah anggota dari MRO ini. Setelah kerja sangat keras selama 1,5 tahun (14 jam sehari, 7 hari seminggu), barulah kami bisa mulai mempekerjakan staf lain untuk membantu kami mengembangkan bisnis ini,” tutur wanita penyuka seafood ini. Saat ini, MRO beroperasi di Singapura dan telah memiliki 40 full-time staff. MRO memiliki lebih dari 10,000 klien yang sebagian besar adalah warga negara Singapura itu sendiri. Namun ada juga yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, Myanmar, bahkan China dan India.

Terbitkan Buku “Mimpi Sejuta Dollar”

Hanya dalam hitungan satu bulan, buku Mimpi Sejuta Dollar menjadi National bestSeller. Di buku ini, Merry menuturkan dengan detail bagaimana perjalanan hidupnya dimulai dan sampai di sebuah titik yang bernama kesuksesan. Ditulis oleh Albertheine Endah, buku yang diterbitkan pada September 2011 silam merupakan hasrat yang telah lama ingin Merry lakukan untuk menyampaikan pesan spirit kepada semua orang yang menginginkan kehidupan lebih baik.

Merry Riana

Berbeda dengan buku sebelumnya, A Gift From A Friend, di dalam buku ini Merry bercerita lebih jelas, dan menjejakkan rasa serta emosi dalam kisah perjuangannya yang memang sarat dengan cerita manusia yang mengharukan.

Bahkan, rencananya buku ini akan segera difilmkan. “Aku ingin agar semangatku bisa tertular, bukan hanya dari jargon-jargon motivasi atau teori sukses yang hanya berupa sederet teori. Tapi juga contoh nyata dari peristiwa yang betul-betul aku hadapi,” lanjut wanita yang memiliki tinggi 158cm ini.

“Langkahku setapak demi setapak tertuang dalam buku ini, dan memberikan gambaran nyata pada pembaca betapa perjuangan memang membutuhkan kesabaran, keuletan, ketekunan dan kesiapan menghadapi perubahan-perubahan. Tidak hanya memuat strategiku dalam mengubah nasib, aku juga secara manusiawi bercerita tentang emosi normal diriku saat menemui kegagalan, kejatuhan, dan kekhawatiran. Aku juga dengan sangat deskriptif menggambarkan kondisiku sejak masih memprihatinkan hingga sedikit demi sedikit mengalami perbaikan,” ucapnya. Suami Merry, Alva Tjenderasa, yang juga sama-sama “mahasiswa pejuang” menjadi partner yang mampu membentuk sinergi dahsyat di antara mereka. Sebuah timwork yang dahsyat

 

Google+
Galeri
Iklan Mini Banner
Link Artikel