WebSite Builder
    
Home page - Artikel - Selebriti - Atiqah Hasiholan, Cantik Berkarakter
 24-Jan-2012   Print current page   Show this page in the map

Atiqah Hasiholan, Cantik Berkarakter

oleh : Diah Fauziah, foto : Ridho
Atiqah Hasiholan
Di edisi ulang tahun ke 23 ini, Wanita Indonesia hadir baru dengan semangat ‘breakthrough’, yang artinya terobosan. Atiqah Hasiholan terpilih sebagai wajah sampul karena dinilai mencerminkan wanita cerdas secara intelektual, memiliki jejak rekam yang baik, bisa menjaga harmoni dalam hidup, sesuai personifikasi Tabloid Wanita Indonesia.

Sabtu siang pekan lalu, wanita cantik yang genab berusia 30 tahun pada 3 Januari ini memenuhi undangan WI untuk sesi pemotretan dan wawancara. Penampilannya terlihat segar, Perbincangan hangat pun mengalir bersamanya.

Anda dinilai sebagai bintang paling bersinar saat ini?
Hm (menghela napas panjang) alhamdulillah kalau memang orang berpikir seperti itu. Bersinar atau tidak itu bukan tujuan saya. Tujuan saya adalah bekerja sebaik mungkin, sebenar mungkin, setotal mungkin. Saya mencoba untuk tidak memikirkan hal itu. Bersinar bagi saya adalah kata lain dari apresiasi orang atas pekerjaan saya.

Bagaimana Anda mencapai posisi daya tawar saat ini?
Konsistensi. Berusaha untuk terus konsisten dengan pekerjaan, terus mengembangkan potensi dan berpegang teguh pada komitmen. Bukan hanya di dunia entertain, apapun pekerjaan kita, kualitas seperti itulah yang insyaAllah bisa membawa kita ke keberhasilan.

Impian Terpendam
“Saya mau lebih berkembang di entertain. Dan akan kembali ke teater. Ibu saya (Ratna Sarumpaet) mau bikin teater tahun ini dan berharap saya dan Rio yang main,” cerita Tiqa, tersenyum.
Satu impian terpendanmya adalah berkarya di belakang layar. Setelah menjadi produser di film Jamila dan Sang Presiden, 2009, ia merasakan kenikmatan tersendiri. Tiqa ingin merasakan kenikmatan bekerja di belakang layar lagi. “Masih banyak yang saya harus pelajari. Jujur, saya belum puas dengan hasil di Jamila dan Sang Presiden, karena menurut saya masih banyak kekurangan. Wajar juga, namanya pemula,” kata Tiqa, rendah diri.

Tiqa kurang berminat menulis skenario. “Itu bukan bidangku. Saya mencoba dan merasa kesulitan melanjutkannya. Kadang, ibu saya gemas, ‘Ayo Tiq, kamu pasti bisa’. Ibu bilang begitu karena saya dulu suka bikin puisi untuknya. Tidak tahu kenapa, sekarang menulis puisi susah minta ampun. Berat banget buat menulis. Dulu, saya coba bikin artikel, malah stres sendiri. Hehehe…. Sampai Ibu bilang, ‘Tiq, perlakukan tulisan kamu itu bagaikan anak kamu. Kamu mau bikin anak kamu ini apa? Pintar, lucu atau apa? Perlakukan tulisanmu dengan perasaanmu’. Cukup deh, karena saya tahu itu bukan bidang saya,” cerita Tiqa, tergelak ringan.

Teman Berbagi Nomor 1

Seseorang yang paling berpengaruh dalam pembentukan kepribadian Atiqah adalah ibundanya, Ratna Sarumpaet.

“Ibu adalah orang yang paling berpengaruh dalam hidup saya. Dia itu (menghela napas panjang) orang yang sangat mendukung saya. Di dunia entertain ini saya berkarier di bidang akting, dia adalah orang yang memperkenalkan saya dengan akting, menjadi teman berbagi nomor satu dalam pekerjaan saya ini,” tutur Tiqa.

Ibunya seorang seniman sekaligus aktivis. Tiqa mengaku belum terbit minatnya untuk mengikuti jejak ibunya sebagai aktivis. ”Mungkin saya akan melakukan dengan cara berbeda. Ini bukan soal aktivis, tapi tentang bagaimana kamu peduli pada masalah sosial. Ibu saya punya kelebihan secara verbal dan banyak hal yang kemudian mengubahnya menjadi seorang aktivis. Saya dengan cara berbeda, tapi kami memiliki kesamaan di bidang sama, yakni isu sosial.

 
Home page - Artikel - Selebriti - Atiqah Hasiholan, Cantik Berkarakter
Google+
Galeri
Iklan Mini Banner
Link Artikel