Vicky Shu, Desainer Sepatu Tumbuh di kota kecil, Cilacap, Jawa Tengah, tak membuat Vicky Shu ketinggalan dunia fesyen. Sang ibu yang sering dinas ke luar kota suka membawakan buah tangan sepatu cantik nan unik. Hasilnya, Vicky yang kala itu masih duduk di bangku SD sudah bergaya ala personil Spice Girl dengan sepatu platform-nya. Sejak itulah ia bermimpi untuk menjadi desainer sepatu. “Waktu kecil sebenarnya aku punya tiga mimpi. Aku ingin jadi seorang musisi atau penyanyi, desainer, dan diplomat,” kenang Vicky, begitu wanita kelahiran 8 Juli 1987 ini akrab disapa. Dan benar, Vicky kini mendapatkan ketiganya. Menjadi penyanyi iya, desainer juga iya. Tentang diploma, paling tidak ia sudah mengantongi gelar sarjana dari jurusan Hubungan Internasional (HI) Universitas Parahyangan, Bandung. Seperti kepribadiannya yang meski feminin namun tetap tomboi, Vicky mengaku desainnya bergaya khas androgini. “Kalau diperhatikan, sepatu aku itu cantik tapi bukan yang girly sekali. Karena aku memang tidak terlalu feminin. Jadi setiap karyaku tetap ada unsur ‘laki’nya. Lebih ke playfull, ada unsur edgy (simpel namun unik), tapi klasiknya juga dapat. Secara umum, cantik tapi kokoh, kesannya wanita kuat. Makanya, walaupun pakai heels, cewek-cewek tomboi tidak gengsi lah, karena masih ada unsur maskulinnya,” ujar Vicky panjang lebar. Ditanya tentang ciri khas rancangannya untuk 2012, pelantun ‘Mari Bercinta 2’ ini spontan menjawab, kembali ke alam. “Walaupun tetap dengan unsur klasik dan bold, tapi ada gabungan unsur alam. Karena di Indonesia kan masih banyak yang bisa dieksplor ya. Jadi kembali ke asal saja lah. Corak tradisional walaupun sedikit kan akan memperkaya desain,” ujarnya. |

