
| Taufan Rotorasiko Isi Otak Kita Penentu Kita Akan Jadi Apa Ketika menimba ilmu di Washington DC, dada Taufan Rotorasiko tertembus panah asmara seorang gadis dalam pandangan pertamanya. Gadis bernama Aninditha Anestya itu belakangan ia ketahui anak kedua Aburizal Bakrie, yang ia sebut Bill Gatesnya Indonesia. Taufan sendiri berayahkan seorang marinir.Ia ingat, ketika kecil bersama tiga adiknya, Taufan anak sulung, Ibunya mengajak mereka mencampur nasi hangat dengan ampas kelapa yang sudah kering karena telah diperas santannya, lalu menaburinya dengan garam. Mereka lalu dengan perasaan gembira, menyantap makanan istimewa tersebut. Kini , Kamis, 24 Maret, terlihat dalam biodatanya, deretan panjang tugas dan tanggung jawabnya mengelola beberapa perusahaan dalam grup Bakrie, juga antusiasmenya memimpin organisasi kepemudaan, Karang Taruna dan Gerakan Pemuda Sehat. 1 April besok, usianya baru genap 35 tahun.Masih muda dengan banyak tanggung jawab yang ia ambil. Masih muda dengan banyak tanggung jawab yang ia ambil. “Maka saya selalu yakin, bukan keturunan atau apa yang kita miliki, tapi yang di otak itu yang menentukan akan jadi apa kita,” kata Taufan. |