WebSite Builder
    
Home page - Ibu & Anak - Hobi Membaca Membuat Anak Lebih Kritis & Tenang
 17-Oct-2011   Print current page   Show this page in the map

Hobi Membaca Membuat Anak Lebih Kritis & Tenang

oleh : Mariska C Putri
 

Ibu & Anak

Semakin banyak membaca, maka ilmu yang didapat akan semakin banyak. Itulah yang harus ditanamkan pada anak sejak  ia masih kecil.

Bertaburnya jenis hiburan, permainan (game) dan tayangan TV  pada era kini, nyaris telah mengalihkan mengalihkan perhatian anak-anak dan orang dewasa dari buku. Bahkan waktu bermain mereka pun,  berdasarkan temuan suatu penelitian, menunjukkan banyak dihabiskan untuk melihat acara-acara di TV.  Untuk itu, sebelum anak-anak memilih akrab dengan tayangan televisi dan aneka permainan di komputer, ajak anak membaca sejak usia dini. Hadirkan stimulus yang positif bagi anak dan memberikan kesan membaca adalah suatu kegiatan yang menyenangkan bagi anak.

Namun seluruh kegiatan anak harus diimbangi, tidak hanya membaca buku saja, tetapi harus pula ia dapat ‘membaca’ dan menambah wawasannya, dari pengalaman yang ia lalui dengan bergaul, olah raga dan lain-lain.

“Sebagai contoh dengan bergaul dengan teman-teman ia belajar untuk bekerja sama, saling membantu dan lain-lain. Dengan berolah raga membangun jiwa untuk bersaing secara positif, yang tidak ia dapatkan hanya melalui membaca buku tentang cerita anak-anak dalam bekerja sama atau berkompetisi,”ujar Hedy Anggrheini, S.Psi

  • Dimulai dengan Buku Cerita Bergambar

Membaca sejak dini diawali dengan mendengarkan.Dalam arti, anak tidak harus langsung membaca sendiri, tetapi bisa dimulai dengan dibacakan oleh orang tua. Tahap ini memberikan stimulasi anak sudah mulai sedikit memahami apa yang disampaikan orang tua.

  • Manfaat untuk Perkembangan Emosi

Bacaan yang diberikan kepada anak, selayaknya yang dapat ia pahami dan dapat ia terapkan, atau ia lihat dalam kehidupan sehari-hari. Tentunya bacaan yang diberikan dapat memberikan dampak positif bagi anak, dari sisi wawasan intelektualnya maupun perkembangan emosinya.

  • Orangtua Memberi Contoh

Paling terpenting adalah anak memahami dan menerapkan apa yang telah dibaca. Dalam hal ini, orang tua perlu membantu anak untuk dapat memahami, namun juga memberikan contoh dalam perilakunya dihadapan anak.

  • Melatih Konsentrasi

Dengan rajin membaca, merangsang anak untuk memiliki rasa ingin tahu yang besar. Anak akan tumbuh menjadi sosok yang lebih kritis, sering bertanya pada orang tua atau guru, dan berusaha mendapat penjelasan tentang perbandingan apa yang telah dibaca, dengan yang diungkapkan orang tua atau guru bahkan temannya.  Sikapnya pun lebih tenang atau terarah, karena terbiasa untuk memperhatikan dan konsentrasi pada waktu membaca.

 
Home page - Ibu & Anak - Hobi Membaca Membuat Anak Lebih Kritis & Tenang